Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Indramayu menggelar Penyegaran Pelatih tingkat Cabang pada Sabtu, 17 Desember 2023 dan diikuti oleh 30 pelatih aktif di Aula Bhakti Kwarcab Indramayu.
Ketua Kwarcab Indramayu Drs. H. Jajang Sudrajat pada pembukaan Penyegaran Pelatih, mengungkapkan, melalui penyegaran pelatih diharapkan dapat lebih meningkatkan mutu para pelatih Pramuka di Kabupaten Indramayu.
Beliau juga meminta "menginventarisir materi- materi yang beda penafsiran diantara sesama pelatih untuk didiskusikan, jangan sampai perbedaan itu terjadi pada saat pelatihan yang akhirnya peserta yg jadi bingung," ungkapnya.
Sementara Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Sinatria Dharma Ayu Kwarcab Indramayu Khamidah, S.Ag. M.MPd. mengungkapkan, kegiatan Penyegaran Pelatih bertujuan dapat menyegarkan kembali para pelatih pembina Pramuka di Kabupaten Indramayu, hingga dapat menghasilkan para Pembina Pramuka berkualitas.
Diharapkan melalui kegiatan ini para pelatih Pramuka di Kabupaten Indramayu harus senatiasa mencari berbagai informasi terkini tentang Gerakan Pramuka. Baik melalui materi yang ada di buku panduan, media cetak maupun elektronik serta tukar pengalaman antar pelatih.
”Melalui Penyegaran Pelatih ini dapat merefresh para Pelatih Pramuka serta memacu tumbuhnya kaderisasi pelatih muda yang memiliki semangat tinggi dalam mengembangkan pembinaan Pramuka di Indramayu,” tambahnya.
Kak Agus Hendra ( Kak Bejo, B'Scout) saat memberikan materi Sistem Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan, menekankan tentang keputusan Kwarnas Nomor 048 Tahun 2018, tentang Sistem Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan, termasuk kebijakan Kemendikbud nomor 63 tahun 2014, tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurlikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan, betul-betul dapat dipedomani dan dilaksanakan sesuai aturan.
Selain materi pokok tentang Sisdiklatpram, Ka Agus mengingatkan atribut yang diperlukan seorang pelatih, karena pelatih itu adalah suritauladan yang menjadi contoh bagi peserta didik, dan lingkungan masyarakat sekitarnya.
“Itulah pradigma seorang pelatih pramuka,” ujarnya.
Ciri utama gerakan pramuka adalah pendidikan kepramukaan yang berbasis belajar sambil melakukan (learning by doing) di alam terbuka, dengan pola berkelompok melalui keterampilan yang menarik dan menyenangkan. Itulah pelaksanaan kursus berbasis Segmental.
Materi selama penyegaran pelatih adalah Sistem Pendidikan dan Pelatihan Pramuka, Pencermatan Kurikulum KMD dan KML, Pencermatan Kurikulum KPD dan KPL, Undang-undang Kepramukaan dan Game, Kebijakan Kemendikbud tentang Panduan Ekstrakurikuler Wajib, serta beberapa kebijakan tentang pengembangan kepramukaan.